Wapres: Pj Gubernur DOB Papua Jangan Bekerja Seperti Biasa-Biasa Saja

Binti Mufarida, Jurnalis
Rabu 16 November 2022 22:29 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin (Foto: Satwapres)
Share :

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) meminta Penjabat (Pj) Gubernur tiga Daerah Otonom Baru (DOB) di wilayah Papua tidak hanya bekerja seperti biasa-biasa saja. Harus ada langkah inovatif sesuai dengan konteks dan kekhasan daerah untuk kesejahteraan Papua.

Hal itu diungkapkan Wapres saat memberikan Pengarahan (Presidential Lecture) kepada Peserta Piloting Program Magang bagi ASN Provinsi Papua, di Istana Wapres, Jakarta, Rabu (16/11/2022).

“Saya minta Penjabat Gubernur, agar mencari langkah-langkah inovatif sesuai konteks dan kekhasan daerah, jangan berjalan biasa-biasa saja. Jangan (bekerja) seperti biasa-biasa saja. Pesan ini saya kira juga relevan untuk para ASN Muda Papua yang hadir pada hari ini,” ungkap Wapres dalam sambutannya.

“Jadi saya minta tidak bekerja biasa-biasa saja, tapi harus luar biasa. Dan kita ingin bahwa pemekaran ini betul-betul menjadi kunci kesejahteraan, menjadi game changer keberhasilan pembangunan di Papua,” tambahnya.

Dengan bertambahnya tiga DOB ini, kini Papua memiliki lima provinsi yaitu Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Selatan, dan Papua Pegunungan.

“Saya berpesan agar pemekaran Provinsi Papua mesti dapat mewujudkan lompatan pembangunan wilayah dan pemberdayaan masyarakat asli Papua. Saya juga berharap, pemekaran provinsi Papua akan semakin mendekatkan pelayanan publik bagi seluruh masyarakat Papua di seluruh pelosok Papua,” tegasnya.

Lebih lanjut, pada kesempatan itu Wapres juga menyampaikan beberapa pesan untuk para ASN Muda Papua. Pertama, dia meminta ASN Muda Papua agar memperkuat pemikiran visioner, optimistik dan konstruktif, seraya terus merawat ikatan sosial Papua yang majemuk.

“Ciptakan nilai-nilai ke-Papua-an yang moderat, inklusif, dan toleran,” pintanya.

Kedua, sebut Wapres, ASN Muda Papua harus terus memperdalam wawasan dan ilmu pengetahuan dengan memanfaatkan keterbukaan akses digital, termasuk dalam memahami tren global yang dapat mempengaruhi arah pembangunan Papua dan Indonesia di masa depan.

“Selain itu, banyak terjadi perubahan paradigma birokrasi yang pasti berguna dalam meningkatkan pelayanan publik bagi masyarakat Papua, sekaligus mengembangkan kompetensi dan karir pribadi,” ujarnya.

Ketiga, Wapres berpesan agar berbagai ilmu yang didapat para ASN Muda Papua selama kegiatan magang di berbagai wilayah di tanah air, dapat ditularkan kepada ASN lain di Papua.

“Inovasi pelayanan yang dipelajari dari setiap lokasi magang ASN Papua, harus dapat disebarkan dan dikembangkan di Papua secara kolaboratif,” pungkasnya.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya