2011
Demsaria Simbolon, guru sekolah dasar (SD) di Medan, nekat memalsukan kematiannya. Hal ini dilakukannya untuk mendapat tunjangan serta gaji selama tujuh tahun tanpa bekerja.
Ia tidak lagi mengajar sejak 2011 serta berpura-pura meninggal.
Namun ia tetap memperoleh gaji serta mendapat tunjangan selama tujuh tahun. Cara licik Demseria demi mendapat uang itu terungkap ketika sang suami mendatangi PT Taspen untuk mengambil klaim asuransi kematian Demsaria.
Ketika dilakukan verifikasi ulang, terungkaplah bahwa Demsaria masih hidup dan telah memalsukan surat kematiannya.
Menurut Pengadilan Negeri Medan, kerugian yang diakibatkan oleh Demsaria mencapai Rp435 juta.
(Natalia Bulan)