Kisah Para Pengangkut Jenazah di Medan Perang Ukraina, Membawa yang Meninggal Kembali dari Kehampaan

Susi Susanti, Jurnalis
Rabu 23 November 2022 11:58 WIB
Kisah para pengangkut jenazah di medan perang Ukraina (Foto: BBC)
Share :

UKRAINA – Setiap pekerjaan selalu memiliki berbagai sisi dan makna. Termasuk pekerjaan yang dijalani Artur, seorang pengangkut jenazah di medan perang Ukraina. Dia mengaku pekerjaannya adalah membawa yang meninggal kembali dari kehampaan.

Dia dan Denys, dua pemuda Ukraina, bertugas mengangkut mayat warga sipil dan tentara yang tewas dalam peperangan brutal ini. Itu termasuk mayat dari pihak lawan, Rusia.

Ketika BBC menemui mereka, mereka berada di sebuah area yang baru dibebaskan di Ukraina timur. Tanah telah rusak oleh puing-puing, parit yang ditinggalkan, dan lubang dalam bekas artileri.

 Baca juga: Usai Pasukan Rusia Mundur, Ukraina Klaim Temukan 4 Kamar Penyiksaan dan 63 Jenazah Warga Sipil dengan Tanda Bekas Disiksa

Mereka diberi tahu bahwa ada beberapa mayat yang tergeletak di suatu tempat dalam pemandangan kehancuran apokaliptik ini.

Baca juga: Sejak Perang Rusia Dimulai, WHO Catat 703 Serangan Terhadap Infrastruktur Kesehatan

Masih terdengar suara pertempuran dari jauh. Artur mengatakan mereka sepenuhnya sadar akan bahaya pekerjaan mereka, namun menganggap risikonya layak diambil "karena yang terpenting ialah memulangkan mereka yang mati dari perang mengerikan ini".

Mereka membuka pintu van putih mereka, yang ditandai dengan palang merah dan angka 200 - kode militer untuk pengumpulan jasad prajurit. Ada bau amis mayat ketika mereka membuka pintu belakang, dan pemandangan belatung di lantai, dari jasad yang mereka angkut pada pagi harinya.

Artur dan Denys diberi tahu bahwa masih ada beberapa mayat di dekat sana, tapi mereka sekarang harus menemukan lokasinya. Denys menerbangkan dron kecil yang ditempeli kamera untuk mengamati area sekitar.

Mereka tidak hanya mencari mayat, tapi juga tanda-tanda ranjau. Salah satu tim mereka baru-baru ini terluka karenanya. Ranjau adalah bahaya yang selalu mengintai.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya