Di zaman Benny pula dilakukan reorganisasi badan-badan intelijen. Tepatnya tahun 1978, reorganisasi dilakukan. Keenam lembaga dan badan intelijen pun disatukan dalam satu badan bernama Badan Intelijen Strategis (Bais).
Karena jejaknya di dunia intelijen itulah dia dijuluki 'Raja Intel' Indonesia.
(Qur'anul Hidayat)