LAMPUNG - Seorang balita berusia 1 tahun 9 bulan berinisial IB terkena peluru nyasar saat sedang tertidur pulas bersama kedua orang tuanya, Minggu 4 November 2022 dini hari pukul 02.00 WIB. Peluru menembus atap asbes dan plafon rumah korban di Kuripan, Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung. Peluru mengenai kaki kanan korban hingga mengalami pendarahan.
IB langsung dilarikan ke rumah sakit setelah orang tuanya menyadari anaknya menangis karena terluka di bagian kaki kanan dan mengeluarkan banyak darah.
Saat ini, proyektil peluru sudah dikeluarkan dari kaki korban setelah sempat bersarang selama 12 jam. Kini korban dirawat di Rumah Sakit Urip Sumoharjo, Bandar Lampung.
Rahman orang tua korban mengatakan, peristiwa terjadi saat dia, istri dan anaknya sedang tertidur lelap di dalam kamar rumahnya.
Baca juga: Olah TKP Peluru Nyasar ke Rumah Mewah di Cilandak, Polisi: Kita Perlu ke Puslabfor
Anaknya tiba-tiba terbangun dan menangis setelah terkena peluru pada pergelangan kaki kanannya dan mengeluarkan banyak darah. “Kami langsung panik dan membawa ke rumah sakit,” ucapnya, Senin (5/11/2022).
Rahman baru menyadari anaknya menjadi korban peluru nyasar setelah melihat hasil rontgen rumah sakit. Terlihat adanya proyektil peluru bersarang di pergelangan kaki kanan anaknya. Rahman pun kemudian melaporkan peristiwa ini ke Mapolresta Bandar Lampung.
Aparat kepolisian dari Sat Reskrim Polresta Bandar Lampung langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Di lokasi kejadian ditemukan lubang bekas peluru yang menembus atap asbes serta plafon kamar tempat korban tertidur.
Kasus peluru nyasar ini kini ditangani aparat kepolisian Polresta Bandar Lampung. Selain melakukan olah TKP, polisi juga telah mengamankan proyektil peluru berwarna emas yang sebelumnya sempat bersarang di kaki korban sebagai barang bukti.
Kedua orang tua korban berharap polisi dapat segera mengungkap kasus ini.
(Qur'anul Hidayat)