"Situasi di wilayah Odesa sangat sulit," kata Presiden Volodymyr Zelensky dalam pidato video malamnya.
"Sayangnya serangannya kritis, jadi butuh lebih dari sekedar waktu untuk memulihkan listrik. Tidak perlu berjam-jam, tapi beberapa hari," lanjutnya.
Infrastruktur utama dihantam oleh drone buatan Iran Rusia, menurut pejabat Ukraina.
Sejak Oktober lalu, Moskow telah menargetkan infrastruktur energi Ukraina dengan gelombang besar serangan rudal dan pesawat tak berawak. Kyiv mengakui pada Jumat (9/12/2022) bahwa setiap pembangkit listrik tenaga air dan pembangkit listrik tenaga air di negara itu telah rusak.
Ukraina mengatakan serangan itu adalah kejahatan perang karena dampaknya yang menghancurkan kehidupan sipil, sementara Moskow mengklaim itu sah secara militer.
(Susi Susanti)