Kaleidoskop 2022: Pengeroyokan Berdarah Tewaskan Pasukan Elite TNI AD

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis
Minggu 18 Desember 2022 13:21 WIB
Pengeroyokan di Jakarta Utara tewaskan prajurit TNI AD.
Share :

JAKARTA - Seorang anggota TNI Angkatan Darat (AD) tewas dikeroyok sejumlah orang. Korban yang diketahui Pratu Sahdi. Peristiwa nahas tersebut terjadi pada awal tahun 2022 yakni pada 16 Januari dini hari. Pengeroyokan berdarah ini menjadi salah satu kejadian menyita perhatian publik pada 2022.

Dari informasi awal, saat kejadian, korban bersama temannya tengah menunggu ojek online di Jalan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.

Saat itu korban dan temannya didatangi sejumlah orang. Tak lama terjadi cekcok hingga akhirnya mengakibatkan pengeroyokan. Dalam kejadian ini, Pratu Sahdi tewas dengan sejumlah luka sementara temannya mendapatkan perawatan intensif.

Tak perlu lama bagi kepolisian mengungkap para pelaku. Keesokan harinya, polisi menyatakan telah menangkap salah seorang pelaku.

"Alhamdulillah semalam kami amankan satu pelaku," kata Kapolsek Penjaringan saat itu, AKBP Febri Isman Jaya, Senin (17/1/2022).

Selang sehari, jumlah pelaku pengeroyokan diketahui berjumlah 8 orang dengan 4 di antaranya ditangkap.

"Dari pengembangan hasil kita mengamankan empat orang dari delapan orang yang kita duga lakukan aksi tersebut," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya saat itu, Kombes Tubagus Ade Hidayat di kantornya, Selasa (18/1/2022).

Panglima TNI Ingin Keadilan

 

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa meminta keadilan dalam kasus pengeroyokan yang berujung tewasnya salah satu prajurit TNI AD Pratu Sahdi di Penjaringan, Jakarta Utara, pada Minggu 16 Januari 2022.

"Intinya kami juga ingin ada keadilan karena mereka melakukan tindak pidana yang menyebabkan anggota TNI AD dan secara umum menyebabkan orang lain tewas," kata Andika di Kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Senin (17/1/2022).

BACA JUGA:DPO Pengeroyokan Pratu Sahdi Ditangkap, Barang Bukti Pisau Disita 

Saat itu Andika berjanji mengawal kasus tersebut hingga tuntas. Pihak Polisi Militer (POM) kemudian berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

"Kita akan kawal. Jadi untuk tim penyidik TNI sudah berkoordinasi dengan Polres Jakarta Utara dan kami terus memonitor," ucapnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya