Tenaga Medis Mogok, Tentara di Inggris Alih Tugas Jadi Sopir Ambulans

Rahman Asmardika, Jurnalis
Senin 19 Desember 2022 17:46 WIB
Foto: Reuters.
Share :

LONDON - Pemerintah Inggris, pada Minggu (18/12/2022), mengatakan pihaknya akan mengerahkan 1.200 pasukan untuk mengisi kekosongan pengemudi mobil ambulans dan staf di daerah perbatasan di tengah aksi mogok kerja yang dilakukan berbagai serikat pekerja sektor publik pada minggu sebelum Natal.

BACA JUGA: Pertama Kalinya dalam 106 Tahun Sejarah, Perawat se-Inggris Raya Mogok Massal Tuntut Kenaikan Gaji Sesuai Inflasi

Para supir ambulans akan melakukan pemogokan hingga Rabu (21/12/2022), bergabung dengan para perawat, pegawai kereta, petugas imigrasi dan pekerja pos, yang masih melanjutkan serangkaian pemogokan dalam beberapa minggu mendatang.

Pemogokan paling luas dalam puluhan tahun di Inggris itu merupakan tanggapan atas krisis biaya hidup akibat kenaikan harga makanan dan energi, demikian diwartakan VOA Indonesia.

Serikat pekerja menuntut kenaikan gaji untuk mengimbangi laju inflasi, yang mencapai 10,7 persen pada November.

BACA JUGA: Perawat hingga Pekerja Kereta di Inggris Mogok Massal

Pemerintah Konservatif Inggris berkilah bahwa kenaikan gaji digit yang berlipat akan menyebabkan inflasi semakin tinggi dan menyalahkan para pemimpin serikat pekerja atas aksi mogok tersebut.

Dalam tabloid Sun yang terbit pada Minggu, Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak menyebut para pemimpin serikat pekerja itu sebagai "Grinches yang hendak mencuri (kebahagiaan) Natal untuk kepentingan politiknya sendiri."

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya