JAKARTA – Dinas Intelijen Luar Negeri Rusia (SVR) pada Selasa (24/2/2026) menuduh Inggris dan Prancis secara aktif berupaya menyediakan bom nuklir bagi Kyiv.
Dalam sebuah pernyataan, SVR mengklaim bahwa Inggris dan Prancis percaya dengan memiliki senjata nuklir, Ukraina akan mampu memperoleh persyaratan yang lebih menguntungkan untuk mengakhiri konflik.
“Diyakini bahwa Ukraina perlu dipasok dengan ‘senjata ajaib’. Kyiv akan dapat mengklaim persyaratan yang lebih menguntungkan untuk mengakhiri permusuhan jika memiliki bom atom, atau setidaknya bom yang disebut ‘kotor’,” bunyi pernyataan tersebut, sebagaimana dilansir Anadolu.
Disebutkan bahwa Jerman “dengan bijak menolak untuk berpartisipasi dalam petualangan berbahaya ini.”
Menurut SVR, London dan Paris saat ini sedang menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan penyediaan senjata tersebut dan sistem pengirimannya kepada Kyiv.