JAYAPURA – Ratusan massa mengamuk dan menyerang Polres Tolikara, akibatnya lima polisi mengalami luka-luka akibat peristiwa tersebut.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal mengatakan, tiga warga luka dan satu lain tewas, termasuk lima polisi terluka. Saat ini, korban luka baik dari kepolisian maupun warga telah dilarikan ke RSUD Karubaga.
(Baca juga: Polres Tolikara Diserang, 4 Orang Ditembak dan 1 Tewas)
Sementara seorang warga yang tewas, kata dia, mengembuskan napas terakhir saat perjalanan menuju RSUD Wamena. "Para korban baik dari personel Polri maupun warga sudah dibawa ke RSUD Karubaga untuk mendapat penanganan medis,” kata Kamal dalam keterangannya, dikutip, Rabu (21/12/2022).
Menurut Kamal, empat unit kendaraan dinas Polri rusak akibat peristiwa tersebut. Sementara, lima kaca jendela pada bangunan Mapolres Tolikara pecah.
Dia pun memastikan situasi pascakejadian relatif aman dan kondusif. Akan tetapi, menurut dia, petugas masih melakukan penjagaan di sekitar Mapolres Tolikara guna mengantisipasi peristiwa yang tidak diinginkan.
Kronologi penyerangan Mapolres Tolikara oleh sekelompok warga dipicu ulah warga mabuk. Pria berinisial DK dan wanita berinisial YB datang ke Mapolres Tolikara.
Dalam pengaruh minuman beralkohol keduanya ribut dan memukul salah seorang personel jaga di Polres Tolikara. Saat hendak diamankan, keduanya melarikan diri.
Pelaku lantas kembali mendatangai Mapolres Tolikara dengan membawa keluarga serta temannya yang berjumlah puluhan orang. Massa juga membawa senjata tajam, busur panah, dan batu serta menyerang petugas.
(Fahmi Firdaus )