SEMARANG – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah meminta para nelayan dan masyarakat untuk berhati-hati dengan kondisi perairan saat ini. Sebab, berdasar informasi Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sejumlah wilayah perairan Jawa Tengah saat ini berpotensi terjadi gelombang tinggi hingga 4- 6 meter.
Gelombang laut yang dengan ketinggian 2,5 meter – 4 meter berpeluang terjadi di perairan Brebes-Pemalang, Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak, Jepara dan Pati-Rembang. Gelombang tinggi juga berpeluang terjadi di perairan Kalimantan Tengah bagian barat.
BACA JUGA:Kawal Natal di 1.385 Gereja, Polda Metro Libatkan Pamdal dan Unsur Masyarakat
Kondisi cuaca hujan juga berpeluang terjadi di daerah-daerah tersebut, dengan angin bertiup dari arah barat ke barat lain berkecepatan 10 hingga 30 knot.
"Saat ini Polda Jateng melalui Ditpolairud sudah melakukan langkah-langkah preventif seperti pemberian imbauan serta berkoordinasi dengan instansi terkait. Tim SAR Polda juga sudah disiagakan," kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy, Sabtu (24/12/2022)
BACA JUGA:Bentrokan Keraton Solo, Masing-Masing Kubu Mengaku Diserang
Sementara untuk di polres-polres jajaran Pantura, ungkapnya, sudah diinstruksikan untuk menggerakkan Bhabinkamtibmas untuk memberikan peringatan pada komunitas nelayan dan memonitor perkembangan situasi
"Masing-masing polres sepanjang diinstruksikan bertindak sesuai kakerda (karakteristik kerawanan daerah masing-masing). Kita berupaya kondisi gelombang tinggi dan cuaca buruk di Laut Jawa berdampak fatal atau hal-hal yang tidak diinginkan," jelasnya
Lebih lanjut, Kombes Iqbal juga memberikan apresiasi pada perusahaan atau pihak-pihak yang telah mengambil langkah pencegahan untuk tidak beroperasi di saat kondisi laut tidak bersahabat
"Seperti salah satu perusahaan transportasi laut yang mengumumkan pembatalan pelayaran ke Karimunjawa. Langkah-langkah pencegahan seperti ini perlu diapresiasi. Keselamatan masyarakat tetap paling utama," tandasnya.
(Nanda Aria)