JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan telah terjadi gempa susulan sebanyak 406 kali pasca gempa utama dengan magnitudo (M)4,9 di Jayapura, Papua pukul 03.24 WIT, dini hari.
“Gempa susulan Jayapura hingga hari ini mencapai 406 kali, dirasakan 41 kali,” kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono dalam keterangannya, Kamis (5/1/2023).
Daryono pun mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak perlu mengungsi karena tidak ada peringatan dini tsunami akibat gempa ini dari BMKG. “Masyarakat tidak perlu mengungsi karena tidak ada peringatan dini tsunami,” imbaunya.
Sementara itu, Daryono mengatakan pihaknya telah mendapat laporan bahwa gempa tersebut merusak sejumlah bangunan di Jayapura, di antaranya, rumah, hotel hingga rumah sakit.
“Guncangan gempa bumi ini dilaporkan dirasakan di Kota dan Kabupaten Jayapura IV-V MMI hingga menimbulkan kerusakan ringan pada beberapa rumah warga,” katanya.