JAKARTA - Gerombolan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) teroris pimpinan Undius Kogoya di Intan Jaya sudah tidak bisa bergerak bebas. Diketahui, Undius Kogoya terkenal sadis dalam melancarkan aksi terornya kepada masyarakat.
KKB tersebut tak bisa lagi bergerak bebas usai TNI menerjunkan ratusan prajurit tengkorak untuk memburu kelompok yang ingin makar tersebut.
Okezone merangkum 5 fakta ratusan prajurit tengkorak Kostrad yang kejar KKB di Intan Jaya. Berikut Ulasannya:
1. Warga Sentani Rasakan Dampak Kehadiran Peajurit Tengkorak Kostrad
Pasalnya, warga Sani yang selama tiga bulan ini merasakan dampak kehadiran pasukan Tengkorak Kostrad, secara terang-terangan angkat senjata, melawan Apeni Kobogau dan kelompoknya yang pada Kamis malam berencana merusak fasilitas bermain dan penerangan yang telah menghiasi kampung Sambili. Intan Jaya, Papua.
Baca juga: Satu Kompi Pasukan Tengkorak Kostrad Kejar KKB Undius Kogoya di Belantara Papua, Ini Foto-fotonya
2. Pasukan Tengkorak Mengendap di Hutan Jaga Keamanan Warga
Informasi yang diterima Okezone, Rabu (12/1/2023) saat ini, sudah seminggu ratusan pasukan Tengkorak Kostrad pimpinan Letkol Inf Ardiansyah mengendap di hutan untuk mengamankan Kota Sugapa, Intan Jaya.
Meskipun gerombolan KKB pimpinan Undius Kogoya tidak mengetahui keberadaan pasukan Tengkorak yang telah siap dengan berbagai jenis senjata siap tempur, namun Apeni Kobogau yang merupakan wakil dari Undius mengetahui bahwa pasukan Kostrad sedang berada di hutan.
3. Pasukan Tengkorak Dipimpin Panglima Mamba
Kapten Inf Poltak Siahaan alias Panglima Mamba yang terkenal jago tembak, spontan mengendalikan pasukannya di Pos Mamba. Si Panglima Mamba bukan hanya memberi perintah kepada para Kesatria Tengkorak. Namun langsung mengambil posisi penembakan, sambil menunggu, memantau dan mencari, siapa tahu gerombolan KKB dapat dibidik dan ditembak.
4. Perintah Panglima Mamba ke Pasukan Tengkorak
"Tetap pada kedudukan masing-masing. Siliwangi dan Birawa, pendiaman, siapa tahu tikus-tikus itu kabur lewat depan kalian. Angker tetap pada sektor masing-masing. Enggak usah urusi yang lain. Udah stres tikus-tikus itu. Cari mati dia," kata Kapten Poltak memerintahkan pasukannya.
5. Strategi Pasukan Tengkorak Buru KKB di Intan Jaya
Dari Pos Koper, Letkol Inf Ardiansyah mengendalikan seluruh pasukan Tengkorak Kostrad, baik yang berada di Pos Titigi di ujung Timur, maupun Pos Bilogai di ujung Barat. Dia memerintahkan para Komandan Pos mengendalikan pasukannya masing-masing.
(Fakhrizal Fakhri )