INDONESIA adalah negara yang mengakui keberadaan 6 agama, yakni Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu. Mengenai agama Konghucu, keberadaannya di Indonesia sudah ada sejak era sebelum kemerdekaan.
Hal ini diperkuat dengan ditemukannya sejumlah kelenteng, salah satunya adalah Thian Ho Kiong di Makassar pada tahun 1688. Agama Konghucu memiliki penganut paling sedikit di Indonesia.
Lantas, wilayah mana saja yang warganya paling banyak memeluk agama Konghucu? Berikut ulasannya.
1. Bangka Belitung
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) adalah daerah di Indonesia yang memiliki penganut Konghucu terbesar di Indonesia, yakni 28.017 orang. Data tersebut diketahui berdasarkan laporan yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama Provinsi Babel 2018.
Pada Mei 2022 lalu, pemerintah melalui Kemenag menunjuk Babel sebagai lokasi didirikannya perguruan tinggi negeri pendidikan Konghucu dengan skala internasional. Hal itu mendapat dukungan dari banyak pihak, termasuk anggota DPRD Babel.
2. Jawa Timur
Secara keseluruhan, jumlah penganut agama Konghucu di Jawa Timur adalah 10.600 orang. Menurut data yang diinformasikan oleh Kemenag Jatim, Surabaya adalah kota dengan penganut Konghucu paling banyak, yakni 2.600 orang. Sementara itu, jumlah Kelenteng di Jawa Timur tergolong sangat sedikit, yakni hanya 21 unit.