JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh mengungkap alasan partainya mengunjungi Partai Golkar dibanding partai politik lain, pada Rabu (1/2/2023) siang.
"Kenapa harus berkunjung ke Golkar? Prioritas bagi NasDem. Ada satu romantisme, ada satu perjalanan sejarah perjalalan kehidupan saya pribadi dalam usia yang saya capai saat ini, jenjang karir politiknsaya yang saya capia hari ini," papar Surya usai kunjungi Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Rabu (1/2/2023).
BACA JUGA:Surya Paloh Bantah Bahas Reshuffle saat Dipanggil Jokowi Pekan Lalu
Surya mengatakan, dirinya telah bergabung ke Partai Golkar sejak umur 16 tahun. Selama puluhan tahun, kata Surya, dirinya memiliki kedekatan dengan partai berlambang pohon beringin itu.
"Jadi terlepas apapun juga kekurangan saya satu sama lain, tetapi modal kebersamaan, catatan sejarah, saling pemahaman, enggak salah kalau dibilang alumni Golkar, itu memang benar adanya. Jadi prioritas," papar Surya.
BACA JUGA:Kantor Nasdem Dibobol Maling, Uang Ratusan Juta dan Laptop Raib Digondol Pelaku
Saat disinggung kenapa tak berkunjung ke partai lain, Surya mengaku, pihaknya masih mencoba menjajaki. Dia pun tak menampik akan adanya koalisi di antara Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dengan NasDem.
"Apakah perlu akan mungkin bergabung dengan KIB? ya sama-sama mungkin. Mungkin KIB juga bergabung dengan NasDem kan. Jadi probability, kemungkinan itu masih terbuka," tandas Surya.
Sebelumnya, Partai NasDem mengunjungi markas Partai Golkar pada hari ini, Rabu (1/2/2023). Pertemuan itu menjadi momentum untuk membahas koalisi untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto. Ia menyebut, pertemuan itu turut membahas koalisi.
"Nanti kita bahas (koalisi dengan NasDem)," kata Airlangga saat ditemui di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Rabu (1/2/2023).
Lebih lanjut, Airlangga berkata pertemuan itu juga akan membahas posisi kedua partai. Namun ia tak menjelaskan detail terkait posisi yang dimaksud.
"Pertama tentu terkait dengan posisi dari Partai Golkar dan NasDem. Kedua silaturahmi, kan berlanjutan Partai NasDem tentu sebagian besar juga alumni Pakai Golkar," tuturnya.
(Nanda Aria)