SURABAYA - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menceritakan pengalamannya dikelilingi oleh banyak personel TNI Angkatan Laut (AL) setiap menjalankan tugasnya sebagai orang nomor dua di Indonesia.
Hal itu diungkapkan Wapres di depan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Madya Muhammad Ali, dan Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak saat memberikan Kuliah Umum di Akademi Angkatan Laut (AAL), Bumi Moro, Morokrembangan, Krembangan, Surabaya, Senin (6/2/2023).
Diketahui, sejumlah personel TNI AL yang berada di dekat Wapres yakni Wakil Komandan (Wadan) Paspampres Brigadir Jenderal TNI (Mar) Oni Junianto, ADC (Ajudan) Wapres Kolonel Laut (P) M. Taufik, Komandan Grup B Paspampres Nioko Harumbintoro, Danden Pampri Letkol Mar Frengky, Dokpri Wapres Kolonel Laut (K) dr. Widya Wirawan.
Baca juga: Indeks Persepsi Korupsi Turun, Wapres: Akan Kita Teliti, Kadang Naik Turun
“Saya juga dikelilingi oleh banyak Angkatan Laut, ada Wadan Paspampres Brigjen Marinir Oni, Kolonel Laut M Taufiq ADC Wapres, Dangrup B Kolonel Marinir Nioko, Danden 3 Grup H Letkol Marinir Frengky, Dokpri Wapres Kol. Widya. Jadi di sekeliling saya banyak angkatan laut Pak Panglima,” kata Wapres.
Baca juga: Wapres Harap ASEAN Tourism Forum 2023 Jadi Pengobar Kebangkitan Industri Pariwisata
Sementara itu, saat memberikan kuliah umum Wapres meminta para Taruna dan Taruni sebagai calon pemimpin bangsa diharapkan dapat menopang peran vital TNI AL tersebut.
“Para Taruna dan Taruni AL adalah calon-calon pemimpin yang turut menentukan masa depan bangsa kita. Oleh sebab itu, perkuat dedikasi, loyalitas, dan kinerja untuk menyangga peran dan fungsi TNI AL,” tegas Wapres.
Lebih jauh, menghadapi perkembangan dunia yang sangat cepat dan dinamis, Wapres meminta untuk menyikapinya dengan terbuka dan bijak. “Selain itu, Taruna dan Taruni juga harus terus meningkatkan wawasan dan pengetahuan, baik terkait isu-isu nasional maupun global, khususnya yang menyangkut isu kemaritiman,” pinta Wapres.
Terkait karier individu, Wapres berpesan untuk selalu menjaga integritas di semua jenjang penugasan.
“Jagalah selalu sikap rendah hati, tawadhu, dan dekat dengan rakyat. Ke-tawadhuan ini mesti tercermin dalam setiap tugas maupun sikap hidup, antara lain diwujudkan dalam gaya hidup sederhana. Sikap tawadhu merupakan perwujudan keimanan kita,” pesannya.
Dalam upaya meningkatkan iman ini, Wapres mengimbau untuk mencintai tanah air, karena merupakan bagian dari iman, hubbul wathon minal iman.
“Kita menunjukkan kecintaan kepada bangsa dan negara dalam berbagai bentuk, antara lain dengan kerja nyata dalam mempersiapkan masa depan bangsa yang gemilang,” ujarnya.
Terakhir, untuk menentukan masa depan militer, Wapres berharap, para Taruna dan Taruni menguasai teknologi dan kecerdasan buatan.
“Saya harap semakin banyak prajurit kita yang menguasai bidang ini,” tuturnya.
(Fakhrizal Fakhri )