JAKARTA – KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur adalah seorang ulama dan cendekiawan Muslim yang selalu mendorong dan mempromosikan toleransi dalam beragama. Gus Dur juga dikenal sebagai seorang tokoh yang memiliki selera humor dan kerap melontarkan guyonan pengocok perut.
Mantan Presiden RI itu pernah mengatakan bahwa perbedaan, termasuk dalam agama dan kepercayaan sebaiknya diterima karena bukanlah sebuah masalah. Keterbukaan pada perbedaan ini akan mendorong dialog yang lebih baik.
Tak jarang, sikap toleransi Gus Dur ini tampak pada guyonan-guyonan sang kiai, seperti cerita tentang pemuka dari tiga agama.
Disadur dari buku Mati Tertawa Bareng Gus Dur, suatu ketika seorang kiai, pendeta dan biksu bertemu. Pada pertemuan itu terjadi dialog antara ketiganya: