JAKARTA – Sosok teman wanita atau pacar dari Mario Dandy Satriyo, anak pejabat pajak yang menganiaya santri sekaligus anak petinggi GP Anshor hingga koma, terungkap.
Sosok pacar Mario ini diunggah oleh akun Twitter @habibthink dan trending topic di Twitter, berikut faktanya.
BACA JUGA:Polisi Periksa Pacar Anak Pejabat Pajak yang Aniaya Anak Pengurus GP Ansor
1. Pacar Mario bernama Agnes
Pacar pelaku pengeroyokan terhadap santri hingga koma itu bernama Agnes, atau yang sering diganti dengan inisial A dalam berbagai pemberitaan. Agnes disebut masih berusia 15 tahun dengan status pelajar.
2. Agnes pemicu Mario marah
Agnes sebelumnya mengaku pada Mario telah mendapatkan perlakuan tidak baik oleh David. Mario lantas emosi dan melakukan penganiayaan bersama rekannya. Saat ini David dirawat intensif di ICU dan belum pulih.
BACA JUGA:Anak Pejabat Keroyok Santri, Kapolda Metro: Kita Tak Lihat Latar Belakang Pelaku!
"Saudara A menyatakan ke tersangka telah dilakukan perbuatan yang tidak baik kepada A," kata Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Ade Ary Rabu (22/2/2023).
3. Mario anak pejabat Ditjen Pajak
Mario sendiri merupakan anak Rafael Alun Trisambodo yang merupakan kepala Bagian Umum Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Selatan II. Mario melakukan penganiayaan terhadap David di rumah rekannya.
4. Mario dan rekannya ditetapkan tersangka
Adapun, Mario bersama 1 orang lain telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.
Rubicon hitam yang digunakan sebagai sarana tindak kejahatan disita sebagai barang bukti di Polsek Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
5 GP Ansor menutup jalan damai
GP Ansor menutup jalan damai dengan Mario Dandy Satriyo pengeroyok David seorang santri dan juga anak pengurus GP Ansor Pusat di Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Perwakilan LBH GP Ansor, M Hamzah menyampaikan akan terus mengawal kasus penganiayaan David. Hal ini sebagaimana keinginan Jonathan, ayah David, yang akan menempuh jalur hukum dan menolak jalan damai.
"Semalam orangtua dari pelaku datang ke RS Medika ketemu pihak keluarga korban, mereka mau minta maaf. Diterima maafnya tapi untuk proses hukum akan terus berlanjut karena tindak pidana tidak selesai dengan permintaan maaf," ujar Hamzah saat dihubungi MNC Portal, Kamis (23/2/2023).
(Nanda Aria)