5 Fakta KKB Teroris Didesak Jenderal Kopassus, Minta Tukar Pilot Susi Air dengan Senjata

Tim Okezone, Jurnalis
Senin 27 Februari 2023 05:51 WIB
Share :

TIMIKA - Operasi pembebasan Pilot Susi Air Kapten Philips Mark Mahrtens terus dilakukan Satgas Operasi Damai Cartenz. Saat ini, Kapten Philips Mark Mahrtens disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya.

Berikut fakta yang berhasil dihimpun:

1. KKB Mulai Terpecah

Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI JO Sembiring yang merupakan Jenderal Kopassus Ahli Perang Hutan memimpin operasi tersebut. KKB teroris mulai terpecah.

2. Meminta Senjata Api

Mereka meminta senjata api dan amunisi untuk dibarter atau ditukar dengan pilot Susi Air yang masih disandera.

“Memang benar Egianus ajukan sejumlah permintaan di antaranya senjata api dan amunisi yang akan ditukar dengan pilot asal Selandia Baru, Philip Mark Merthens," kata Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius Fakhiri di Timika, dilansir Antara, Kamis 23 Februari 2023.

3. Pemerintah Tak Mungkin Penuhi

Namun, permintaan tersebut tidak mungkin dipenuhi karena berbahaya dan dapat mengganggu keamanan. Bahkan, bisa menimbulkan korban jiwa.

"Sudah dipastikan tidak akan dipenuhi permintaan tersebut," kata Kapolda Papua.

4. KKB Dianggap Keterlaluan

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya terdesak dan meminta amunisi dengan senjata api untuk ditukar dengan sandera Kapten Philips Mark Mahrtens.

“Menurut saya sudah keterlaluan KKB minta uang dan senjata. Tidak perlu dituruti hal itu,” ujar Pengamat intelijen dan pertahanan Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati, kepada Okezone, Sabtu (25/2/2023).

5. Perlu Pendalaman

Hal ini sudah masuk tindakan Insurjensi, maka perlu ada pendalaman dalam bentuk penelitian yang mengurai masalah yang ada sekarang ini, apakah merupakan rancangan operasi terintegrasi yang sudah sesuai analisa tugas dan analisa sasaran.

“Penting pemilihan personel terlatih untuk laksanakan operasi di Papua,” ujar wanita yang akrab disapa Nuning ini.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya