8 Hari Kebanjiran, Warga Perumahan Villa Kencana Cikarang Terserang Diare

Ade Suhardi, Jurnalis
Jum'at 03 Maret 2023 17:03 WIB
Warga Cikarang yang kebanjiran mengungsi (Foto : MPI)
Share :

BEKASI - Memasuki hari kedelapan, banjir yang merendam Perumahan Villa Kencana Cikarang, Karangsentosa, Karangbahagia, Bekasi mulai surut. Namun, dampak dari banjir itu, sebagian warga yang masih mengungsi diserang penyakit diare dan gatal-gatal.

Banjir yang merendam Perumahan itu terjadi, pada Jumat (24/2) lalu. Dengan ketinggian air mencapai 60-80 cm itu, akibat dari luapan kali Irigasi dan resapan danau yang dangkal. Ditambah intensitas hujan yang tinggi belakangan ini.

"Kemarin itu ketinggian air sekitar sepaha orang dewasa sampai ada yang sedengkul," ucap Hernan Nabilah (31) warga di lokasi banjir, Jumat (3/3/2023).

Hernan mengatakan, genangan air mulai berlangsung surut yang tadinya 80 cm, pada hari ini ketinggian air sekitar 20-30 cm. Meski begitu warga masih was-was banjir susulan.

"Alhamdulillah sekarang sudah agak surut, soalnya ada pompa penyedotan dari desa Sukajadi baru mulai kemarin ada 3 mesin yang beroperasi, kemungkinan bergantian," ujarnya.

Selain itu, kata Hernan, untuk saat ini sebagian warga masih ada yang bertahan di pengungsian seperti di Masjid perumahan tersebut, dan aula kecamatan, serta desa setempat. Ada ada juga yang sudah pulang ke rumahnya.

"Kalau bantuan dari pemerintah baru Camat dari desa udah ada. Kalau buat makan ya dari sukarelawan per-RT masing-masing jadi dari desa di taro di satu tempat nanti dari RT masing-masing ngambil dan di bagi-bagiin semaunya," tuturnya.

Terpisah, Petugas Puskesmas Karangbahagia, Bidan Yayu Rusmiyati mengungkapkan, berdirinya tenda posko kesehatan, sejak Jumat (24/2) lalu. hingga hari ini.

Per hari, kata Dia, pihaknya menangani sebanyak kurang lebih 60 warga korban banjir yang mulai mengeluhkan penyakit. Bahkan sebagian balita mulai terserang penyakit diare dan sebagainya.

"Kebanyak keluhannya gatal-gatal demam batuk flu muntah diare juga ada, cuma yang paling banyak gatel karena sering kena air, kalo yang kena diare ada sekitar dua hari kebelakang ini tiga sampai lima orang lah terutama anak-anak," jelasnya.

Sementara, di tenda posko kesehatan lokasi banjir itu, pihaknya juga menyiapkan buat-obatan seperti demam, flu, mual, salep. Karena masih banyak warga yang berdatangan untuk bertobat.

"Kalo posko di liat dari kondisi sekarang sudah mulai surut, kemungkinan sekitar tiga hari ke depan kali ya. Karena kan dampak paska banjir nya ini masih banyak," ungkapnya.

(Angkasa Yudhistira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya