Itulah yang membuat para prajurit Majapahit ketakutan. Tentara Majapahit pun berhasil diusir kembali. Sehabis perang, Sunan Giri jatuh sakit lalu mangkat. Penggantinya ialah sang cucu bernama Sunan Parapen.
Sepeninggal Sunan Giri, Prabu Brawijaya mencoba kembali menyerbu Giri. Pertahanan Sunan Parapen jebol, terburu nafsu untuk membalas dendam, maka makam Sunan Giri diperintahkan dibongkar.
Tentara Majapahit yang sedang menggali makam Sunan Giri terkena batunya, para tentara ini jatuh tertelungkup. Juru kunci makam pun dipaksa untuk membongkar makam di bawah ancaman tentara Majapahit.