Pulihkan Reputasi Cabul, Amsterdam Luncurkan Iklan Stay Away Targetkan Pria Muda Inggris

Susi Susanti, Jurnalis
Rabu 29 Maret 2023 11:22 WIB
Amsterdam ingin memulihkan reputasinya sebagai kota yang cabul (Foto: AFP)
Share :

Seperti diketahui, selama bertahun-tahun orang mengeluhkan orang Inggris mabuk yang buang air kecil di depan umum, muntah di kanal, menelanjangi, dan terlibat perkelahian dalam keadaan mabuk.

Ini bukan fenomena baru. Hampir satu dekade yang lalu, walikota Amsterdam saat itu mengundang mitranya dari London, Boris Johnson, yang menggambarkan kota itu sebagai "kotor", untuk melihat sendiri apa yang dilakukan orang Inggris.

"Mereka tidak mengenakan mantel saat mereka melakukan slalom melalui distrik lampu merah... mereka menyanyikan 'Kamu tidak akan pernah berjalan sendiri'. Mereka berpakaian seperti kelinci atau pendeta dan terkadang mereka tidak berpakaian sama sekali. Saya ingin mengundang dia untuk menyaksikannya," kata Eberhard van der Laan saat itu.

Kritikus berpendapat kampanye iklan yang ditargetkan bersifat diskriminatif dan didasarkan pada stereotip yang tidak adil.

Di Belanda, kedai kopi diizinkan untuk menjual ganja selama mengikuti persyaratan ketat tertentu, seperti tidak menyajikan minuman beralkohol atau menjual kepada anak di bawah umur.

"Mereka mungkin datang untuk rumput liar tetapi mereka tetap untuk Van Gogh," terang Joachim Helms, pemilik kedai kopi Greenhouse, kepada tim BBC.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya