3 Jenderal yang Hidup Sederhana, Nomor 1 Anak Legenda Kopassus Penumpas PKI

Tim Okezone, Jurnalis
Jum'at 31 Maret 2023 05:05 WIB
Pramono Edhie/Foto: Okezone
Share :

Sejak belia, Hoegeng memang dikenal sebagai pribadi yang cerdas dan berani. Ia bahkan melanjutkan pendidikan ke Sekolah Tinggi Hukum di Batavia (kini Jakarta). Sayangnya, pendidikan Hoegeng tidak selesai karena Jepang masuk ke Tanah Air dan sekolah tersebut ditutup. Setelahnya, ia kembali ke Pekalongan dan mengikuti kursus polisi.

Ia lalu berkiprah di dunia kepolisian dan menduduki beberapa jabatan penting. Contohnya adalah Kapolri (1968-1971), Sekretaris Kabinet (Maret hingga Juli 1966), dan Direktorat Jenderal Imigrasi (1961-1964). Namun, meskipun dirinya pernah memegang jabatan penting tersebut, Hoegeng tak serta merta hidup dalam kemewahan. Bahkan, dirinya hidup sangat sederhana dan cenderung pas-pasan.

Hoegeng enggan dikawal saat bertugas, tidak mau mengambil jatah beras, dan tidak mengizinkan sang istri untuk menjadi ketua Bhayangkari. Putra Hoegeng, Didit, berujar bahwa keluarganya hidup di sebuah rumah yang disewa per bulan. Selain itu, Hoegeng juga dikenal sebagai polisi jujur yang anti menerima suap. Kepribadiannya itu yang kini menjadi panutan bagi masyarakat Indonesia. Hoegeng meninggal dunia pada 14 Juli 2004 di Jakarta.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya