JAKARTA - Penjajahan telah dimulai sekitar tahun 1500 oleh sejumlah negara Eropa. Mereka melakukan penjajahan untuk memperluas wilayahnya dan juga mengeksploitasi sumber daya jajahannya, baik sumber daya manusia maupun sumber daya alam.
Hal tersebut demi memperoleh keuntungan sebesar-besarnya. Tak hanya itu, penjajahan juga dapat dimanfaatkan untuk menyebarluaskan budaya, ideologi, serta keyakinan negara tersebut. Berikut adalah daftar negara yang dikenal sebagai negara penjajah.
BACA JUGA:
1. Inggris
Karena dorongan ekonomi dan persaingan dengan Prancis, Inggris telah memulai upaya penjajahan pada abad ke-16. Ekspansi yang dilakukan Inggris untuk memperluas wilayahnya terbilang cepat karena pada abad ke-17, Inggris mampu menguasai utara Amerika dan Hindia Barat. Aktivitasnya makin meluas hingga akhirnya Inggris berhasil menduduki wilayah Asia.
Termasuk juga Penang, Singapura, Malaka yang sudah menjadi sebagian wilayah Inggris. Pada akhir abad ke-19, Inggris memiliki wilayah kekuasaan hampir seperempat daratan di dunia. Inggris terus melancarkan misi penjajahannya hingga berhasil menjajah sekitar 115 negara di dunia.
BACA JUGA:
2. Prancis
Prancis melakukan penjajahan ke wilayah India, Karibia, dan Utara Amerika. Dan selama masa penjajahan, kebanyakan wilayah yang berhasil dikuasai oleh Prancis terletak di Benua Afrika.
Hal tersebut yang mendasari hingga saat ini banyak di wilayah Benua Afrika yang menggunakan bahasa Prancis dalam kehidupan sehari-hari. Dengan total 53 negara yang pernah dijajah, negara ini berhasil memperluas daerah jajahannya hingga lebih dari 10 juta kilometer persegi.
3. Portugis
Portugis dapat dikatakan sebagai salah satu negara pelopor penjajahan dari bangsa Eropa. Negara ini dikenal sebagai penjelajah samudra untuk memperoleh rempah-rempah sebanyak-banyaknya dari wilayah yang mereka jajah.
Pada tahun 1498, untuk pertama kalinya Portugis berhasil menduduki India, melewati jalur yang sebelumnya lebih dulu dilalui Bartholomeus Diaz. Kemudian pada 1511, Portugis memulai penjelajahan ke Asia Tenggara setelah Afonso de Albuquerque berlabuh di Selat Malaka, dan menduduki Maluku pada tahun berikutnya.
Untuk memperkuat kekuasaannya, Portugis mengeksploitasi pribumi Afrika untuk dipekerjakan dan dikirim ke Brasil mulai tahun 1526. Jika dihitung, negara ini telah menjajah 52 negara pada masa kejayaannya.
4. Spanyol
Penjajahan oleh Spanyol dimulai dari pelayaran Colombus pada 1492. Penjajahan oleh Spanyol berlanjut hingga kurang lebih 350 tahun lamanya.
Sepanjang tahun 1492 sampai 1821, Spanyol terbilang negara yang cukup agresif melakukan penjajahan dengan gencar mengirim penjelajahnya ke seluruh dunia. Spanyol melakukan penjajahan untuk memperoleh tujuan gold, glory, dan gospel. Hingga akhirnya berhasil menjajah 44 negara.
5. Belanda
Negara yang juga pernah menjajah Indonesia ini telah menguasai banyak wilayah karena ambisi ekonomi. Belanda mulai mendirikan perusahaan-perusahaan perdagangan di Asia pada abad ke-17. Hal itu sekaligus menjadi fondasi Belanda untuk memperluas wilayah kekuasaannya.
Setelah itu, Belanda banyak menaklukan wilayah lain seperti Afrika, termasuk Pantai Gading, Ghana, Afrika Selatan, Angola, Namibia, dan Senegal. Hingga kemudian Belanda memilih fokus memperkuat wilayah yang sudah menjadi kekuasaannya dibandingkan menaklukkan wilayah lain. Jadi jika ditotal, negara jajahan Belanda berjumlah 29 negara.
6. Israel
Selain negara-negara Eropa tersebut, Israel juga merupakan negara yang dapat disebut sebagai negara penjajah. Israel menduduki wilayah Palestina sejak penyerangan pada 1948. Pendudukan Israel atas Palestina didasarkan pada Deklarasi Balfour tahun 1917, yang memuat dukungan Inggris dalam pendirian tanah air bagi orang Yahudi di tanah Palestina.
Syaula Aida Rizqiyah - Litbang MPI
(Nanda Aria)