Blora Gempar, Warga Temukan Jasat Bayi Hanyut di Sungai

Heri Purnomo, Jurnalis
Selasa 04 April 2023 19:55 WIB
Share :

BLORA – Warga Blora, Jawa Tengah, digemparkan penemuan jasat bayi di sungai irigasi persawahan, Dukuh Pojok, Desa Buluroto, Kecamatan Banjarejo, Selasa (4/4/2023).

Polisi menyebut bayi tersebut baru lahir dan masih ada tali pusarnya. KBO Reskrim Polres Blora Iptu Suhari mengatakan bahwa bayi yang ditemukan di aliran air untuk persawahan ini, diketahui pertama kali oleh anak-anak yang sedang asik mencari ikan. Awalnya disangka hanyalah sebuah boneka, namun setelah di cek ternyata bayi.

"Benar pada hari Selasa tanggal 4 April 2023 ditemukan seorang mayat bayi yang ikut aliran di sungai kecil," ucap Iptu Suhari kepada wartawan, Selasa (4/4/2023).

Iptu Suhari menyebut usia bayi naas ini bisa dihitung hari. Bayi laki-laki ini diperkirakan baru berusia 2 hari. Masih ada tali pusarnya.

"Perkiraan usia bayi kurang lebih dua harian atau satu harian. Masih ada tali pusarnya. Jenis kelamin laki laki," ucap Suhari.

Satreskrim dan tim medis kemudian mengevakuasi dan dilarikan ke salah satu rumah sakit yang berada di Blora.

"Sekarang di bawa ke rumah sakit untuk dilakukan pengecekan, untuk mengetahui penyebab kematian bayi," jelasnya.

Sri Murdiati, salah satu saksi mengungkapkan awalnya anak-anak yang sedang mencari ikan, melihat bayi dengan kondisi berada di air, bayi tersebut terlihat pucat, tali pusarnya tersangkut di paralon.

"Tidak tahu asal-mulanya, tiba-tiba di situ. Tadi ada anak kecil yang cari ikan tiba-tiba bilang, mbak ada bayi,ada bayi. Terus saya lihat bayi atau boneka, ternyata bayi," jelasnya.

Setelah memastikan bahwa itu bayi, Sri kemudian meminta bantuan kepada warga dan kepala Dusun. Kemudian peristiwa ini dilaporkan kepada pihak kepolisian.

"Saya lihat kayaknya baru dua harian, rambutnya juga kayak rambut bayi, belum bau busuk. Bayinya warnanya putih,"katanya.

"Pas ditemukan ada sampah didekat bayi itu. Ari-ari (tali pusat) masih ada dan tersangkut di paralon. Terus bayi diangkat oleh pak kamituwo (kadus) pake karung karena tidak ada yang berani," ucapnya.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya