YERUSALEM - Seperti yang sering terjadi di masa lalu, adegan kekerasan terbaru di situs suci terpenting Yerusalem bagi umat Islam dan Yahudi memicu kemarahan yang meluas.
Dalam salah satu video media sosial (medsos), polisi Israel bersenjata lengkap tampaknya menggunakan popor senapan dan tongkat untuk memukuli jemaah Palestina yang telah membarikade diri di dalam masjid al-Aqsa.
Polisi Israel telah merilis rekaman mereka sendiri yang tampaknya menunjukkan kembang api yang dilemparkan oleh warga Palestina, menerangi ruang shalat.
Dikutip BBC, foto-foto setelahnya menunjukkan furnitur terbalik dan sajadah berserakan di atas karpet.
Dengan ketegangan yang sudah memuncak di Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem Timur, selama berbulan-bulan, para pejabat dan diplomat telah memperingatkan tentang risiko babak baru kekerasan di tempat suci ini pada waktu yang sangat sensitif.
Kompleks Masjid al-Aqsa/Haram al-Sharif adalah tempat tersuci ketiga dalam Islam. Itu juga dikenal sebagai Temple Mount, situs tersuci dalam Yudaisme.
Di masa lalu, kompleks tersebut sering terjadi bentrokan antara jemaah Palestina dan pasukan keamanan Israel, yang memicu kerusuhan yang lebih luas.