Pasutri di Lampung Tewas Tertimpa Longsor Jembatan yang Ambrol

Ira Widyanti, Jurnalis
Minggu 09 April 2023 12:10 WIB
Jembatan ambrol tewaskan pasutri di Lampung Selatan. (Foto: Ira Widya)
Share :

LAMPUNG SELATAN - Jalan penghubung Dusun IV dan Dusun V di Desa Rulung Sari Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan, ambrol pada Jumat 7 April 2023 malam. 

Akibatnya, pasangan suami istri berinisial TM dan ST warga Dusun IV Desa Rulung Sari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, meninggal dunia usai tertimbun longsor. 

Kapolsek Natar Polres Lampung Selatan Kompol Enrico Donald Sidauruk mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Jumat pukul 18.00 WIB.

Saat itu, kata Enrico, pasutri tersebut bersama anaknya Suratman hendak pulang ke rumah melalui jembatan penghubung antar dusun IV dan Dusun V Desa Rulung Sari. 

"Anak korban berangkat terlebih dahulu melalui jalan jembatan penghubung antar dusun IV dan Dusun V Desa Rulung Sari tersebut, sedangkan kedua orang tuanya menyusul di belakang," ujar Enrico saat dikonfirmasi, Minggu (9/4/2023). 

Namun sesampainya Suratman di rumah, lanjut Enrico, kedua orang tuanya tidak kunjung sampai. Sehingga anak korban yang khawatir menyusul korban. 

"Anak korban berangkat kembali untuk menyusul orang tuanya, pada saat akan melewati jalan jembatan penghubung antar dusun IV dan Dusun V ternyata kondisi jalan sudah tidak bisa dilalui karena kondisi jalan jembatan yang sudah longsor," jelasnya. 

"Di mana pada bagian bawah jalan jembatan tersebut terdapat aliran sungainya, saat itu orang-orang sekitar lokasi sudah berdatangan karena hendak melihat jalan jembatan yang longsor," tambahnya 

Kemudian anak korban memberitahukan bahwa orang tuanya belum pulang ke rumah, lalu anak korban dengan dibantu warga sekitar mencari ke bawah longsoran jembatan. 

BACA JUGA:

Longsor Tewaskan Setidaknya 21 Orang di RD Kongo, Korban Sebagian Besar Anak-Anak 

"Korban berhasil ditemukan sudah dalam kondisi tertimbun longsoran tanah di bawah jalan jembatan berikut dengan sepeda motor yang mereka kendarai," ungkap Enrico. 

Enrico menuturkan, saat ditemukan kedua korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dan langsung dievakuasi dibantu dengan warga setempat. 

"Dari hasil pemeriksaan kondisi korban TM mengalami luka lecet pada pipi kanan, sedangkan kondisi istrinya tidak ditemukan adanya luka, sehingga bidan Desa menyimpulkan kedua korban diduga meninggal dunia akibat kehabisan oksigen karena tertimpa longsoran tanah dibawah jalan jembatan," pungkasnya.

(Qur'anul Hidayat)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya