Koalisi Besar Akan Berembuk Dengan Jokowi soal Sosok Capres 2024

Carlos Roy Fajarta, Jurnalis
Kamis 13 April 2023 09:55 WIB
Ilustrasi/ Doc: MPI
Share :

 

JAKARTA - Ketua DPP Partai Golongan Karya (Golkar), Ace Hasan Syadzily mengungkapkan Koalisi Besar akan melibatkan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk rembuk terkait sosok Calon Presiden (Capres).

Hal tersebut disampaikan Ace kepada awak media di Kantor DPP Partai Golkar Slipi Jakarta Barat, Rabu (12/4/2023) usai menerima kedatangan silahturahmi dari petinggi Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

 BACA JUGA:

"Sejauh ini PSI kan mengatakan dia akan ikut dengan Presiden Jokowi, tidak spesifik mengatakan bahwa PSI akan (mendukung) Ganjar. PSI akan menunggu arahan dari Presiden Jokowi. Termasuk saya kira di koalisi besar ini juga tentu akan bersama-sama dengan Presiden untuk membahas siapa figur yang tepat. Yang jelas, Golkar harus ada di situ," ujar Ace Hasan Syadzily.

Ace menyebutkan sejak awal pertemuan lima parpol Koalisi Besar belum ada pembahasan soal nama Ketum Partai Politik.

 BACA JUGA:

"Tetapi saya kira apa yang dilakukan oleh para ketua umum partai cocok, beliau (Presiden Jokowi) mengapresiasi, menyambut dengan positif terhadap koalisi besar ini," jelas Ace.

Dalam menentukan arah dukungan, Ace meyakini Presiden Jokowi dapat menempatkan diri dalam konteks partai politik. Apalagi Koalisi Besar yang tengah dibangun juga berasal dari jajaran pemerintah.

"Pak Prabowo dengan Pak Airlangga tidak bisa juga dipisahkan untuk membahas urusan-urusan pemerintahan gitu. Tapi yang jelas bahwa komunikasi antara pak Airlangga dengan Pak Prabowo sangat intens apalagi beliau sama-sama juga menjadi pembantu Presiden Jokowi," pungkas Ace Hasan Syadzily.

Perihal sosok yang dijagokan menjadi Capres-Cawapres Koalisi Besar, Ace meminta awak media untuk menunggu pada waktunya akan diumumkan.

"Ini kan jelas KIB (Koalisi Indonesia Bersatu) punya, KKIR (Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya) juga punya, jadi bisa dilihat lah. Kita harapkan ya masing-masing tentu memiliki representasinya dalam konteks penempatan figur capres dan cawapresnya," pungkas Ace Hasan Syadzily.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, pimpinan lima partai yakni Partai Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Golkar, Partai Amanat Nasional, dan Partai Persatuan Pembangunan berencana untuk membangun koalisi besar dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Hal tersebut disampaikan Ketum PAN Zukifli Hasan (Zulhas), Ketum Gerindra Prabowo Subianto, dan Ketum Golkar Airlangga Hartarto saat melaksanakan silahturahmi partai politik pendukung pemerintah bersama Presiden Jokowi dalam momen Idul Fitri 1444H/2023M di Kantor DPP Partai Amanat Nasional (PAN) pada Minggu (2/4/2023) silam.

Selain lima partai politik parlemen, setidaknya hingga saat ini sudah ada dua partai politik lainnya yang menyatakan diri berminat dan ingin bergabung dengan Koalisi Besar, yakni Partai Persatuan Indonesia (Perindo) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

(Nanda Aria)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya