Kapolri: Hadirkan Personel Berseragam saat Salat Idul Fitri

Puteranegara Batubara, Jurnalis
Senin 17 April 2023 17:47 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (foto: istimewa)
Share :

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa, personel berseragam akan dihadirkan di Mesjid saat pelaksanaan Salat Idul Fitri 2023. Hal itu untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif.

"Selain itu, hadirkan pula personel berseragam di tempat ibadah terutama pada pelaksanaan sholat Idul Fitri melibatkan personel TNI-Polri, Ormas serta mitra kamtibmas lainnya," kata Sigit dalam amanat apel gelar pasukan Operasi Ketupat di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Senin (17/4/2023).

Sementara itu, Sigit juga menegaskan bahwa, jajarannya harus rutin melakukan operasi patroli di lokasi wisata.

"Terkait aktivitas masyarakat di lokasi wisata, lakukan patroli jalan kaki, rekayasa lantas jalur keluar masuk tempat wisata, mendorong pembelian tiket secara online, pengaturan parkir," ujar Sigit.

Bahkan, Sigit juga menegaskan, seluruh pihak terkait juga harus bersiap siaga dalam menghadapi segala bentuk bencana alam yang bisa terjadi sewaktu-waktu tanpa bisa diprediksi.

"Dan siagakan tim tanggap bencana," ucap Sigit.

Disisi lain, Sigit mengungkapkan, Operasi Ketupat tersebut akan berlangsung selama 14 hari atau dua minggu. Dimulai sejak tanggal 18 April hingga 1 Mei 2023.

"Polri bersama stakeholder terkait berkomitmen untuk melaksanakan pengamanan secara lebih optimal, melalui Operasi Terpusat dengan sandi Ketupat 2023 selama 14 hari sejak 18 April sampai dengan 1 Mei 2023," ucap Sigit.

Sigit menjelaskan, sebelum operasi ketupat, Polri telah melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan (kryd) mulai tanggal 10 sampai dengan 16 April 2023. Hal itu juga akan dilanjutkan setelah tergelarnya operasi ketupat pada tanggal 2 sampai dengan 9 Mei 2023.

Menurut Sigit, dalam operasi ketupat tahun ini, sebanyak 148.26 personel gabungan dikerahkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman saat mudik dan balik Lebaran 2023.

"Operasi Ketupat 2023 melibatkan 148.261 personel gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Kementerian terkait, BNPB, BMKG, Basarnas,

Pertamina, Jasa Raharja, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka dan mitra Kamtibmas lainnya," tutur Sigit.

Disisi lain, Sigit menuturkan, Kemenhub RI memperkirakan potensi pergerakan masyarakat akan mengalami peningkatan dari 85,5 juta orang pada tahun 2022, menjadi 123,8 juta orang pada tahun 2023 atau meningkat 44,8 persen.

"Berkaitan dengan hal tersebut Presiden Joko Widodo menekankan bahwa, hati-hati, tahun ini ada lompatan besar masyarakat yang mudik. Dari 86 juta ke 123 juta dari survei. Artinya ada kenaikan kurang lebih 45 persen. Ini harus dihitung dan dikalkulasi dengan baik," tutup Sigit.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya