PARA pahlawan memiliki jasa besar dalam kemerdekaan Indonesia. Mereka berjuang untuk membebaskan diri dari penjajah dengan mempertaruhkan banyak hal, bahkan nyawa mereka.
Karena itu, pemerintah memberikan gelar pahlawan sebagai penghargaan kepada mereka. Selain itu, untuk mengenangnya, nama para pahlawan juga kerap diabadikan sebagai nama jalan, gedung, maupun tempat.
Berikut beberapa pahlawan yang sering dijadikan nama jalan:
1. Soekarno
Presiden pertama Republik Indonesia yaitu Ir. Soekarno merupakan pahlawan yang namanya kerap kali digunakan untuk nama jalan. Salah satu kota di Indonesia yang menggunakan nama Soekarno sebagai nama jalan adalah Kota Bandung, dengan nama Jalan Soekarno Hatta. Tak hanya di dalam negeri, nama Soekarno juga dijadikan nama jalan maupun tempat di beberapa negara, seperti di Maroko.
Perjuangan Soekarno untuk Indonesia sudah begitu banyak, mulai dari ia mendirikan Partai Nasional Indonesia (PNI) pada tanggal 4 Juli 1927 dengan tujuan untuk Indonesia merdeka. Hingga pada akhirnya perjuangannya terbayar, ia dan tokoh pahlawan lainnya menyusun teks proklamasi yang dibacakan pada 17 Agustus 1945. Proklamasi kemerdekaan tersebut sekaligus mengukuhkan kedaulatan Republik Indonesia.
2. Jenderal Soedirman
Selanjutnya adalah Jenderal Soedirman. Panglima Besar Jenderal Soedirman dipakai namanya untuk Jalan Jenderal Soedirman yang berada di daerah Jakarta Selatan. Bukan cuma di Jakarta, sejumlah kota lainnya di Indonesia juga memiliki jalan bernama Jalan Jenderal Soedirman. Sebut saja di Bandung, Padang, dan Pekanbaru.
Soedirman merupakan pahlawan yang dikenal memiliki strategi perang yang jenius. Mulanya ia bergabung dengan Pembela Tanah Air (PETA) hingga ia kerap memimpin pasukannya dalam pertempuran dengan penjajah. Salah satunya saat ia memimpin pasukannya untuk melawan sekutu, yang berhasil membuat sekutu mundur dari Ambarawa ke Semarang. Keberhasilannya dalam Pertempuran Ambarawa ini membuatnya mendapat perhatian dari Bung Karno dan ia pun diangkat menjadi jenderal pada 18 Desember 1945.
3. Ir. H. Juanda
Ir. H. Juanda menjadi pahlawan yang namanya sering pula digunakan sebagai nama jalan. Salah satunya adalah Jalan Ir. H. Juanda yang berada di Jakarta Pusat. Selain itu, terdapat pula di Bandung, Bekasi, Depok, dan lain-lain.
Ia merupakan sosok di balik Deklarasi Djuanda. Deklarasi ini berisi mengenai penegasan wilayah kedaulatan maritim Indonesia yang kemudian diresmikan menjadi UU No.4/PRP/1960 tentang Perairan Indonesia. Poin-poin penting yang ada pada deklarasi itu yaitu Indonesia memiliki coraknya tersendiri sebagai negara kepulauan dan merupakan satu kesatuan sejak dulu, serta menentang untuk ketentuan ordonansi 1939 yang ia anggap akan menyebabkan perpecahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).