4. H.R. Rasuna Said
Rasuna Said adalah pahlawan perempuan asal Minang yang ditakuti oleh Belanda. Nama Rasuna Said digunakan untuk nama jalan di daerah Jakarta Selatan, selain di Bandar Lampung, Tangerang, Padang, dan lain-lain.
Kiprah perjuangan Rasuna Said dimulai pada saat ia aktif di Sarekat Rakyat tahun 1926. Rasuna memiliki keahlian dalam berpidato dan berdebat, keahliannya ini membuat dirinya disebut sebagai “Singa Betina dari Minangkabau”. Setelah kemerdekaan, Rasuna ikut dalam Panitia Pembentukan Dewan Perwakilan Negeri.
Lalu bergabung juga dengan Komite Nasional Indonesia Daerah Sumatera Barat, hingga kemudian diangkat oleh Soekarno sebagai anggota Dewan Pertimbangan Agung dan dipercaya untuk menduduki kursi penasehat pemerintah. Rasuna Said juga menjadi salah satu pimpinan di organisasi Persatuan Wanita Republik Indonesia (PERWARI).
5. Jenderal Gatot Subroto
Jenderal Gatot Subroto adalah pahlawan yang namanya digunakan untuk ruas jalan di Jakarta Selatan. Selain itu, namanya juga menjadi nama jalan kota lainnya, seperti di Bandung dan Purwokerto. Ia didaulat sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional melalui Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 238, 18 Juni 1962.
Salah satu perjuangannya adalah saat adanya pemberontakan di Madiun oleh PKI tahun 1948. Ia memimpin TKR untuk melancarkan operasi militer guna memulihkan keadaan. Jenderal Gatot Subroto juga dikenal dengan gagasannya untuk membentuk akademi militer dan akhirnya diwujudkan dengan adanya pembentukan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia pada 1965.
(Angkasa Yudhistira)