Tetapi, ketika surat wasiat tersebut masuk ke M. Hatta untuk ditandatanganinya, M. Hatta menolak usulan tersebut dan meminta kepada Soekarno untuk diganti karena tidak sesuai dengan kesepakatan mereka berdua.
Kemudian pada 1 Oktober 1945, surat wasiat yang sudah diperbarui diketik dan ditandatangani oleh Soekarno-Hatta yang berisi penyerahan kekuasaan pemerintahan akan diteruskan oleh saudara-saudara: Tan Malaka, Iwa Kusuma Sumantri, Sjahrir dan Wongsonegoro.
(Qur'anul Hidayat)