JAKARTA - Jenderal (Anumerta) Ahmad Yani merupakan salah satu petinggi ABRI yang sangat berjasa untuk Indonesia. Ia adalah salah satu jendral yang gugur pada peristiwa G30S PKI.
Gugur pada tahun 1965, Ia sangat dihormati oleh orang-orang di sekitarnya. Mulai dari Presiden Soekarno hingga wakil presiden Amerika Serikat kala itu, Hubert Humphrey Jr.
Berdasarkan kunjungan Okezone ke Museum Sasmitaloka Pahlawan Revolusi Jenderal A Yani di Jalan Lembang, dapat ditemukan beberapa pesan penghormatan dan belasungkawa yang ditulis oleh tokoh-tokoh penting.
Berikut adalah tiga pesan tersebut:
1. Ir. Soekarno
Di salah satu sudut meja ruangan ajduan Ahmad Yani terdapat surat dari Ir. Soekarno. Presiden pertama kita menulis catatan tersebut pada 1966, setahun setelah peristiwa Gerakan 30 September, yang berbunyi:
"Djendral Yani!
Ia adalah salah seorang Djenderal TNI jang saja tjintai.
Saja do’akan Tuhan memberi tempat kepadanja dialam achirat: tempat jang baik
Soekarno (30-..-1966)”
2. Perdana Menteri Malaysia, Tuanku Abdul Rahman Putra al Haj.
Perdana Menteri Malaysia berkirim surat tertanggal 6 Maret 1968 yang ditujukan untuk tiga putri mendiang Jenderal Yani yakni Elinia Lilik Elastria Yani, Widna Ami Andriani “Nanik” Yani, dan Reni Ina Yuniati Yani. Pesan tersebut berisi:
"Anak2 yang di-kasehi,
Bapak sunggoh terharu menerima surat anak-anak bertiga yang tertanggal 5 Mach, dan bapak mengucapkan terima kaseh atas uchapan selamat datang yang di-sampaikan oleh anak-anak kepada bapak.
Kunjungan bapak ke-makam Kalibata ialah untok menghormati dan mengingatkan ruh aruah ayahanda anak-anak dan jasa2 bakti almarhum itu kepada bangsa, dan negara Indonesia. Bapak berdoa kepada Allah moga-moga ruh almarhum itu di-himponkan dalam ruh-ruh orang2 yang saleh.
Bapak harap anak-anak sekelian sentiasa dalam keadaan baik dan sehat”