JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) DPP Persatuan Indonesia (Perindo), Hary Tanosoedibjo, memastikan Gerindra dan Golkar bukanlah dua partai politik (parpol) terakhir yang akan didatangi oleh pihaknya. Sebab Hary memastikan Perindo akan kembali bersilahturahmi dengan parpol besar lainnya untuk bisa menjalin komunikasi.
"Penjajakan kalau Pemilu Legislatif kami berdiri sendiri. Tapi Kalau Pilpres sekarang ini sedang dijajaki diskusi dengan semua pihak dulu sudah pernah dimuat juga bersilahturahmi dengan Partai Gerindra pak Prabowo, dengan pak Airlangga Partai Golkar," ujar Hary Tanoesoedibjo, Minggu (14/5/2023).
Pernyataan pria yang akrab disapa HT itu disampaikannya saat Perindo mendaftarkan Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pada Minggu (14/5/2023) sore WIB.
Hary Tanoesoedibjo mengaku akan bertemu dengan sejumlah partai politik besar lainnya untuk membahas koalisi untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
"Nanti juga akan ditindaklanjuti dengan partai besar lainnya," ungkap Hary Tanoesoedibjo.
Terkait sikap politik dari Partai Perindo terkait Bakal Calon Presiden (Bacapres), Hary Tanoesoedibjo mengaku hal tersebut akan ditentukan dalam waktu dekat. Lalu terkait target Pemilu Legislatif, HT mengungkapkan pihaknya menargetkan ada di double digit perolehan suara nasional atau sekitar 10 persen (melewati parliamentary threshold 4 persen).
"Dan mudah-mudahan tidak terlalu lama pada kwartal pertama ini juga atau kwartal kedepan sikap politik Pencapresan dari Partai Perindo sudah dapat ditegaskan. Target kami sebagai partai double digit atau dua digit, di atas 10 persen. Kualitas Bacaleg sangat memegang peran. Strategi dalam meraih suara, logistik juga sangat penting,” sambung Hary Tanoesoedibjo.
“Kalau ketiganya terpenuhi secara baik dan ada kerja sama tandem antara caleg DPR RI dengan Caleg Provinsi dan Kabupaten Kota kita harapkan target bisa tercapai," lanjut Hary Tanoesoedibjo.
Terkait jumlah keterwakilan perempuan di Partai Perindo, Hary menyebutkan jumlah Bacaleg perempuan ada 42 persen yan artinya Partai Perindo diminati oleh para ibu-ibu.
Partai Perindo ditegaskan HT kembali akan mengutamakan kesejahteraan untuk NKRI. Ia melihat apabila Indonesia kalau mau cepat berkembang dan maju harus mempercepat pertumbuhan masyarakat yang masih ketinggalan.
"Artinya kelompok produktif tidak bisa tergantung pada yang eksisting atau sudah ada harus mampu menciptakan kelompok baru, sehingga mesin ekonomi itu makin besar sehingga pertumbuhan ekonomi semakin tinggi, tentunya pendapatan masyarakat perkapita semakin tinggi. Disitulah titik balik Indonesia bisa cepat menjadi negara maju," sambungnya.
HT menekankan siapapun yang duduk di kursi DPR Senayan semua harus mengikuti visi perjuangan partai Perindo.
"Jadi siapapun anggota Dewan dari Partai Perindo, di komisi manapun wajib berpegang dan berdiri di dalam kebijakan itu. Itu penting sekali supaya ada konsistensi dengan perjuangan partai," tutup Hary Tanoesoedibjo.
(Widi Agustian)