Nahas ketika membungkuk tersebut mungkin tangan Briptu MK masuk ke pelatuk. Ternyata senjata yang sudah terkokang akhirnya meletus dan pelurunya keluar mengarah ke baWah itu di mana di bawah panggung ada masyarakat yang menjadi korban tersebut.
"Sementara ini memang kelalaian anggota kami," ujarnya.
Terkait dengan prosedur penggunaan senjata untuk pengamanan, dia mengatakan akan ada evaluasi baik itu penggunaan senjata Laras panjang dalam pengamanan ataupun penggunaan peluru tajam.
Dan kemungkinan penambahan tersangka, dia menandaskan sementara baru Briptu MK. Meskipun yang membuka kunci senjata tersebut adalah anggota polisi yang sebelumnya memegang senjata, untuk kemungkinan menjadi tersangka memang masih menunggu penyelidikan.
"Kita terus menambah jumlah saksi yang diperiksa baik dari internal ataupun juga masyarakat. Termasuk nanti Kapolsek Girisubo AKP Isnaini," katanya.
(Erha Aprili Ramadhoni)