Polemik Konser Coldplay, DPR Minta Aparat Tindak Tegas Aksi Premanisme

Kiswondari, Jurnalis
Rabu 17 Mei 2023 16:51 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni (Foto: Dpr.go.id)
Share :

JAKARTA – Band asal Inggris, Coldplay bakal menggelar konser di Jakarta pada 15 November 2023 mendatang. Seiring itu, muncul berbagai polemik.

Salah satunya ancaman pembubaran yang dilontarkan Presidium Alumni (PA) 212. Bahkan, tak segan untuk mengepung bandara bahkan memblokade lokasi konser di Stadion Gelora Bung Karno(GBK) pada saat konser berlangsung.

Menurut Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni, yang berhak memberi atau mencabut izin gelar hanyalah aparat berwenang. Sehingga, aksi-aksi yang berbalut premanisme seperti ini harus segera ditindak oleh kepolisian.

"Ya kalau dari pihak kepolisian sudah memberi izin konser untuk Coldplay, yang bisa membatalkan ya cuma aparat berwajib. Jadi, siapa pun, termasuk PA 212, tidak berhak untuk berbuat seenaknya. Saya minta ini jadi perhatian bagi aparat kepolisian untuk segera menindak jika ada aksi-aksi vandalisme dan premanisme yang berkedok apapun itu nanti,” kata Sahroni, Rabu (17/5/2023).

Sahroni menyoroti kritik PA 212 terkait kultur LGBT yang diduga sering dibawakan Coldplay. Menurutnya, masih banyak langkah solutif lainnya yang bisa ditempuh, karena yang terpenting, semua langkah-langkah itu harus melalui prosedur, baik melalui promotor atau bekerja sama dengan kepolisian.

“Kalau Coldplay di konsernya mempertontonkan LGBT, atheisme, dan spekulasi-spekulasi lainnya, ya aparat bisa setop itu acara, simpel aja. Kan tinggal kita request untuk jangan sampai membawa atau membuat isu-isu semacam itu. Dan dalam hal ini Polri bersama promotor yang akan bantu lakukan pendekatan, bukan malah seenaknya mengambil langkah premanisme untuk membubarkan acara,” ujarnya.

Legislator Dapil DKI Jakarta III ini menegaskan, hal ini sengaja ia suarakan agar menjadi pengingat bahwa tidak ada siapapun dengan simbol-simbol apapun yang dapat melampaui wewenang negara. Dirinya juga tidak ingin ada kisruh-kisruh berlebih pada sesuatu yang membawa kesenangan bagi rakyat ini.

“Intinya tidak ada siapapun dengan atribut apapun yang bisa merasa lebih hebat dari negara. Kedudukan kita semua sama, harus patuh ke pemerintah dan aparat penegak hukum. Jadi jangan sampai ini mencoreng kesenangan masyarakat dan nama Indonesia di mata dunia. Konser Coldplay ini cukup sampai perang tiket saja, tidak usah perang urat syaraf apalagi fisik,” pungkasnya.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya