Sang pakar bicara lebih dulu dan menguraikan pandangan-pandangannya di depan ratusan peserta yang meluber sampai ke luar ruang yang cukup sempit.
Giliran Gus Dur untuk berbicara pun dimulai. Dia memulai dengan komentar tentang pentingnya topik diskusi tersebut.
”Kok saya yang harus tampil melawan Lasio. Lha mestinya ‘kan lebih tepat kalau dia tanding melawan AC Milan,” ungkap Gus Dur.
Mendengar guyonan itu, sang pakar pun hanya tersenyum.
(Susi Susanti)