Ahmad Yani mendengar cerita jika Sarwo ingin berhenti dari tentara. Dengan menggunakan bahasa Belanda, Yani menitipkan pesan untuk Sarwo bahwa dia tidak akan melupakannya.
"Saya memang pernah menyakitkan hati dia. Tapi saya tidak akan pernah melupakan dia," ucap Yani.
(Awaludin)