Diketahui, Rti menggelar Temu Pendengar kedua kalinya di Ibukota Jakarta, Indonesia. Ajang kali ini berbeda dengan kegiatan sebelumnya di Pontianak, Kalimantan Barat, yang sempat dihadiri oleh 280 peserta.
Temu Pendengar yang digelar di Jakarta hari ini dihadiri oleh 30 pendengar setia Rti, dimulai dari yang termuda yakni sepasang bayi kembar yang baru berusia 1 tahun hingga pendengar senior yang sudah berusia 60 hingga 70 tahun.
Temu Pendengar pada hari ini dibuka dengan meriah oleh tarian tradisional khas Jakarta, yakni Ondel-Ondel.
Di penghujung acara Temu Pendengar hari ini, penyiar Rti Siaran Indonesia (RTISI), meliputi Tony Thamsir, Farini Anwar dan Amina Tjandra, mengajak seluruh peserta untuk bernyanyi bersama.
Pada saat yang sama, Rti juga menandatangani Letter of Intent (LOI) bersama dengan media digital multi platform, METRUM, yang berbasis di Bandung, Jawa Barat. Kedua belah pihak akan terus membahas detail dan pertukaran program pada masa mendatang.
Semenjak tahun 1957, Rti telah meluncurkan program radio berbahasa Indonesia. Pelayanan dari RTISI sendiri telah memasuki tahun ke 67. Selain menyampaikan informasi terkini perihal Taiwan melalui siaran gelombang SW, RTISI juga terus berinovasi menggunakan layanan internet dan media sosial untuk memperluas jangkauannya, misal melalui Facebook, aplikasi seluler dan podcast.
(Awaludin)