Pendiri PETA Ingin Jasadnya Dimutilasi Setelah Meninggal, Potongan Lehernya Dikirim ke Raja Charles

Rahman Asmardika, Jurnalis
Selasa 06 Juni 2023 11:51 WIB
Presiden PETA Inggrid Newkirk. (Foto: Reuters)
Share :

PENDIRI organisasi penyayang binatang People for the Ethical Treatment of Animals (PETA), Ingrid Newkirk telah memperbarui surat wasiatnya, meminta agar tubuhnya dimutilasi dan dikirim ke politisi dan pemimpin bisnis untuk memprotes perlakuan buruk mereka terhadap hewan. Setelah tubuhnya dibagikan, Newkirk ingin daging jasadnya untuk dimasak dan dimakan.

Dua dekade setelah menulis wasiat dan surat wasiat terakhirnya, Newkirk telah memperbarui dokumen tersebut dengan berbagai macam permintaan yang mengerikan, PETA mengumumkan pada Senin, (5/6/2023).

Menurut PETA, aktivis berusia 73 tahun itu sekarang menginginkan bagian lehernya dipotong dan dikirim ke Raja Inggris Charles III untuk memprotes ikatan monarki dengan balap merpati, olahraga di mana leher burung yang kalah sering dipatahkan.

Newkirk ingin bibirnya dipotong dan dikirim ke presiden Amerika Serikat, untuk menghentikannya "berciuman dengan industri kalkun" pada pengampunan kalkun Thanksgiving tahunan.

Hati Newkirk idealnya akan diberikan kepada presiden Prancis untuk memprotes pemaksaan makan bebek dan angsa untuk menghasilkan foie gras, kata PETA, sementara CEO Twitter dan SpaceX Elon Musk akan menerima sepotong jantung Newkirk untuk memprotes kurangnya “empati dan hati” dalam melakukan percobaan hewan untuk teknologi Neuralink-nya, demikian dilansir RT.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya