Tak Bisa Sekolah hingga Bekerja, Wanita Afghanistan Alami Krisis Kesehatan Mental karena Takut Masa Depan Suram

Susi Susanti, Jurnalis
Selasa 06 Juni 2023 12:10 WIB
Wanita Afghanistan alami krisis kesehatan mental karena takut masa depan suram (Foto: AFP)
Share :

"Karena saya dipaksa untuk tinggal di rumah, saya ditekan untuk menikah. Semua rencana yang saya miliki untuk masa depan saya hancur. Saya merasa benar-benar bingung, tanpa tujuan atau harapan, dan itulah mengapa saya mencoba untuk mengakhiri hidup saya,” lanjutnya.

BBC mulai menyelidiki krisis ini karena kami melihat banyak artikel di portal berita lokal yang melaporkan kasus bunuh diri dari berbagai bagian negara.

"Situasinya sangat berbahaya dan kritis. Tetapi kami tidak diizinkan untuk merekam atau mengakses statistik bunuh diri. Saya dapat dengan pasti mengatakan bahwa Anda hampir tidak dapat menemukan seseorang yang tidak menderita penyakit mental," kata Dr Shaan, seorang psikiater yang bekerja di sebuah rumah sakit umum di Afghanistan.

Sebuah penelitian yang dilakukan di provinsi Herat oleh Pusat Studi Epidemiologi Afghanistan, yang dirilis pada Maret lalu, menunjukkan bahwa dua pertiga remaja Afghanistan melaporkan gejala depresi. PBB telah meningkatkan kewaspadaan atas "masalah kesehatan mental yang meluas dan laporan bunuh diri yang meningkat".

Taliban mengatakan mereka tidak mencatat angka bunuh diri, dan mereka tidak menjawab pertanyaan tentang lonjakan angka. Karena stigma yang melekat padanya, banyak keluarga yang tidak melaporkan bunuh diri.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya