4. Pelaku Dekati Korban
Korban sempat bercerita awal pertemuan dengan guru cabul tersebut. Mereka bertemu saat latihan renang di wilayah BSD. Usai perkenalan, GM mulai melakukan pendekatan hingga pada akhirnya oknum guru tersebut mengajak korban ke suatu apartemen. Di sana GM memerdayai korban dengan mengajaknya berhubungan badan.
Singkat cerita, korban mulai mengalami gejala muntah-muntah dan pusing. Begitu dicek menggunakan alat tes, korban dinyatakan positif hamil.
"Awalnya saya sering muntah-muntah, saya takut, terus saya coba pakai test pack dan hasilnya positif," kata korban.
5. Pelaku Suruh Korban Aborsi
Sejak meyakini dirinya hamil, korban berupaya menghubungi GM. Namun bukannya bertanggung jawab, GM justru memberikan korban uang sebesar Rp3 juta untuk biaya aborsi. Setelah itu, GM memblokir akses kontak telepon maupun media sosial korban.
"Habis itu semua kontak saya diblokir semua. Dia waktu itu maksa saya untuk gugurin kandungan (aborsi), dia ngasih uang Rp3 juta," jelasnya.
Pihak keluarga baru mengetahui kehamilan RW belakangan ini saat perutnya terlihat membesar. Saat didesak, dia pun akhirnya bercerita jika pelaku yang menghamilinya adalah oknum guru SMKN 4 Tangsel.
(Qur'anul Hidayat)