"Itu semua resort, material, toko bangunan yang besar itu atas nama anaknya, padahal anaknya diusut-usut umurnya pada saat itu beli resort berapa hektar pada saat itu mungkin dia masih 21 atau 22. Kan enggak mungkin, anaknya dulu PNS, (terus) resign," beber Pahala.
Tim Kedeputian Pencegahan KPK telah memeriksa Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Sam Sachrul Mamonto. Bahkan, tim KPK sudah sempat mengklarifikasi LHKPN janggal milik Sam Sachrul.
BACA SELENGKAPNYA : Bupati Boltim Punya Resort Mewah, KPK Selidiki Dugaan Korupsi
(Angkasa Yudhistira)