Ganjar yang mengetahuinya pun diajak menaikki mobil tersebut. Ganjar duduk di kursi depan sebelah kanan, sementara sisi kiri ada tokoh muda Bali, Ni Luh Nitta Prabaningsih sebagai supir.
“Pasti mobil itu sangat bersejarah, diproduksi tahun 1948,” kata Ganjar menanggapi mobil milik Fatmawati di lokasi.
(Qur'anul Hidayat)