Dari Mpok Nori Hingga Si Pitung, Jalan-Jalan di Jakarta Ini Berubah Ambil Nama Tokoh Betawi

Rahman Asmardika, Jurnalis
Rabu 21 Juni 2023 17:39 WIB
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA – Puluhan nama jalan di DKI Jakarta berubah mengambil nama dari tokoh budaya dan agama Betawi, seperti Mpok Nori, H Bokir, hingga Si Pitung. Perubahan nama itu diresmikan pada Juni 2022 oleh Gubernur DKI Jakarta kala itu, Anies Baswedan.

Perubahan nama jalan yang telah diresmikan adalah: Jalan Entong Gendut (sebelumnya Jalan Budaya), Jalan Haji Darip (sebelumnya Jalan Bekasi Timur Raya), Jalan Mpok Nori (sebelumnya Jalan Raya Bambu Apus), Jalan H. Bokir Bin Dji'un (sebelumnya Jalan Raya Pondok Gede).

Jalan Mahbub Djunaidi (sebelumnya Jalan Srikaya), Jalan KH. Guru Anin (sebelumnya Jalan Raya Pasar Minggu sisi Utara). Jalan Hj. Tutty Alawiyah (sebelumnya Jalan Warung Buncit Raya), Jalan A. Hamid Arief (sebelumnya Jalan Tanah Tinggi 1 gang 5).

Kemudian Jalan Raden Ismail (sebelumnya Jalan Buntu), Jalan Rama Ratu Jaya (sebelumnya Jalan BKT Sisi Barat), Jalan H. Roim Sa'ih (sebelumnya bernama Bantaran Setu Babakan Barat), Jalan KH. Ahmad Suhaimi (sebelumnya bernama Bantaran Setu Babakan Timur).

Jalan H. Imam Sapi'ie (sebelumnya Jalan Senen Raya), Jalan Abdullah Ali (sebelumnya Jalan SMP 76), Jalan M. Mashabi (sebelumnya Jalan Kebon Kacang Raya Sisi Utara), Jalan H. M. Shaleh Ishak (sebelumnya Jalan Kebon Kacang Raya Sisi Selatan).

Jalan Tino Sidin (sebelumnya Jalan Cikini VII), Jalan Mualim Teko (sebelumnya Jalan depan Taman Wisata Alam Muara Angke), Jalan Syekh Junaid Al Batawi (sebelumnya Jalan Lingkar Luar Barat), Jalan Guru Ma'mun (sebelumnya Jalan Rawa Buaya).

Jalan Kyai Mursalin (sebelumnya Jalan di Pulau Panggang), Jalan Habib Ali Bin Ahmad (sebelumnya Jalan di Pulau Panggang), Jalan Bang Pitung (sebelumnya Jalan Kebayoran Lama).

Perubahan nama jalan, yang diresmikan menjelang HUT DKI Jakarta ini merupakan bentuk apresiasi bagi para tokoh Betawi yang memiliki peran dan tak lekat dari perjalanan sejarah Ibu Kota. Para tokoh ini dinilai telah memberikan manfaat bagi masyarakat tak hanya Betawi, tetapi juga Indonesia.

"Ini semua adalah contoh kami melihat dalam perjalanan tugas di Jakarta makin lama makin terasa betapa besar kontribusi masyarakat Betawi terhadap simpul kuatnya kebangsaan Indonesia," kata Anies kala itu.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya