“Kebanggaan bagi para orangtua yang malam ini anaknya diwisuda. Ini aset yang bener-bener harus. Karena mereka yang tumbuh bersama Alquran akan menjadi generasi yang istimewa karena para penghafal Alquran adalah keluarga Allah Swt,” katanya.
WTN merupakan kegiatan yang diinisiasi Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an untuk mengukur pencapaian para santri dalam menghafal Alquran. Setiap tahunnya para santri akan diuji dari mulai pelafalan huruf, tanda baca, hingga kekuatan menghafal. WTN Daarul Qur’an sebelumnya pernah digelar di Istora Senayan Jakarta, Balai Sudirman Jakarta, serta Masjid Istiqlal Jakarta.
(Erha Aprili Ramadhoni)