Cerita Petugas Damkar dan Basarnas Bantu Proses Pemakaman Pria Obesitas Berbobot 300 Kilogram

Ari Sandita Murti, Jurnalis
Jum'at 23 Juni 2023 06:26 WIB
Pemakaman pria obesitas berbobot 300 kilogram (Foto: MPI)
Share :

JAKARTA - Muhammad Fajri, pria obesitas dengan berat 300 kilogram dimakamkan di TPU Menteng Pulo, Jakarta pada Kamis 22 Juni 2023. Namun, proses pemakaman tidak mudah hingga menerjunkan petugas Dinas Gulkarmat DKI Jakarta dan Basarnas membantu proses pemakanan.

Ketua Regu dan Tim Basarnas Special Group, Shandygo mengatakan, pihaknya turun ke lapangan membantu proses pemakaman Fajri setelah mendapatkan informasi permintaan bantuan dari RSCM Jakarta Pusat untuk mengevakuasi jenazah pasien obesitas.

Guna melakukan evakuasi korban dari RSCM ke TPU Menteng Pulo, pihaknya mengerahkan Forklit. "Sistemnya kita menggunakan bantuan forklit untuk mengangkat korban untuk sampai ke titik kuburan menuju ke pemakaman, dibantu oleh teman-teman dari Damkar," ujarnya.

Adapun petugas Damkar, kata dia, membantu proses evakuasi ke dalam kuburan, di mana dalam prosesnya memang terjadi kesulitan. Misalnya, jalur ambulans menuju ke titik makam terkendala dan sempit, begitu juga jalurnya yang kurang stabil di dalam Forklit.

"Personel Basarnas ada 11 orang dibantu oleh teman-teman dari RSCM untuk proses evakuasi, lalu ada 10 orang dari Damkar dan lainnya. Prosesnya itu hampir satu jam untuk evakuasi ke kuburan karena juga terkendala beban korban," tuturnya.

Dia mengungkap bahwa proses pemindahan almarhum Fajri ke liang lahat membutuhkan waktu 1 jam lantaran memiliki beban yang berat. Sehingga hal itu pun pihak Damkar membantu menggunakn tripod yang dilengkapi hauling system. Adapun dalam prosesnya, petugas yang terlibat sempat mengalami kebingungan lantaran beban Fajri yang cukup berat.

 BACA JUGA:

"Kita menggunakan sistem tripod ini tidak luput dari pemasangan anchor sistem yang telah kita tentukan dari awal sampai berjalannya evakuasi ini, kita perhatikan anchor itu tetap kuat dan safety," papar Kepala Regu Damkar, Arfan.

 BACA JUGA:

Kepala Regu Damkar, Arfan mengungkap, pemakaman ini kali pertamanya menggunakan tripod hauling system lantaran bobot almarhum. Timnya beserta tim dari Basarnas harus memakan waktu lama untuk memakamkan Fazri yang berbobot 300 kilogram tersebut.

"Prosesnya memakan waktu karena banyaknya masyarakat sehingga kita agak kesulitan untuk bergerak. Untuk kesulitan bobotnya itu sudah pasti, beban pasien luar biasa sehingga buat kita kesulitan. Walaupun kita sudah menggunakan sistem yang kita rangkai tapi apa boleh buat karena bebannya sudah maksimal," katanya.

(Fakhrizal Fakhri )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya