Dia mengungkap bahwa proses pemindahan almarhum Fajri ke liang lahat membutuhkan waktu 1 jam lantaran memiliki beban yang berat. Sehingga hal itu pun pihak Damkar membantu menggunakn tripod yang dilengkapi hauling system. Adapun dalam prosesnya, petugas yang terlibat sempat mengalami kebingungan lantaran beban Fajri yang cukup berat.
BACA JUGA:
"Kita menggunakan sistem tripod ini tidak luput dari pemasangan anchor sistem yang telah kita tentukan dari awal sampai berjalannya evakuasi ini, kita perhatikan anchor itu tetap kuat dan safety," papar Kepala Regu Damkar, Arfan.
BACA JUGA:
Kepala Regu Damkar, Arfan mengungkap, pemakaman ini kali pertamanya menggunakan tripod hauling system lantaran bobot almarhum. Timnya beserta tim dari Basarnas harus memakan waktu lama untuk memakamkan Fazri yang berbobot 300 kilogram tersebut.
"Prosesnya memakan waktu karena banyaknya masyarakat sehingga kita agak kesulitan untuk bergerak. Untuk kesulitan bobotnya itu sudah pasti, beban pasien luar biasa sehingga buat kita kesulitan. Walaupun kita sudah menggunakan sistem yang kita rangkai tapi apa boleh buat karena bebannya sudah maksimal," katanya.
(Fakhrizal Fakhri )