Di kampung Kemayoran, Pitung bertemu dengan Guru H.Naipin, seorang kiai ahli thariqat yang pandai bermain silat. Dalam dadanya bergelora semangat untuk memusnahkan segala bentuk kekerasan dan ketidakadilan membuat Pitung belajar pada H.Naipun sekira 6 tahun.
H.Naipin, guru Pitung ini dikisahkan bersahabat dengan Muhammad Bakir, pengarang Betawi terkemuka pada akhir abad XII. Karya-karya Muhammad Bakir tersimpan di sejumlah museum terkemuka di dunia.
Di antaranya, di St Piterbruck, Rusia; London, Inggris; serta di beberapa museum lainnya di Belanda.
(Arief Setyadi )