Ganjar Pranowo: Ekonomi Indonesia Diramal Nomor 4 Tak Terjadi Kalau Narkoba Masuk Gila-gilaan

Achmad Al Fiqri, Jurnalis
Rabu 05 Juli 2023 14:58 WIB
Ganjar Pranowo hadiri acara syukuran HUT ke-24 KBPP Polri (Foto: MPI)
Share :

JAKARTA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menilai, target ekonomi Indonesia berada pada posisi keempat dunia tidak akan tercapai bila, narkoba masuk secara gila-gilaan ke Tanah Air.

Pernyataan itu disampaikan Ganjar Pranowo saat berpidato dalam acara perayaan HUT ke-24 Keluarga Besar Purnawirawan Polri (KBPP) Polri di The Tribrata, Jakarta Selatan, Rabu (5/7/2023).

"Hari ini, kita mengoptimalkan bonus demografi, untuk menjemput masa depan Indonesia Maju yang katanya diramal nomor 7, mungkin nomor 4 akan ke sana. Ini tidak akan terjadi, kalau narkoba masuk gila-gilaan," tutur Ganjar.

Bakal Calon Presiden PDIP yang juga didukung Partai Perindo ini pun mengingat pernyataan Komjen (Purn) Budi Waseso (Buwas) saat menjabat sebagai Kepala BNN. Saat itu, kata Ganjar, Buwas meminta dirinya untuk melobi DPR dan pemerintah agar narkoba dijadikan musuh negara.

"Saya masih ingat Pak Buwas yang sungguh-sunggug buas, datang ke saya 'Pak Gub, lobi dong pengambil keputusan DPR, lobi dong dengan pemerintah, narkoba dijadikan musuh negara'," tutur Ganjar sambil menirukan percakapan Buwas.

"Memang kenapa kalau narkoba dijadikan musuh negara? 'Kita bergerak bersa-sama, termasuk TNI bisa pengaman'," tambahnya.

 BACA JUGA:

Atas masukan itu, Ganjar pun sepakat dengan Buwas. "Dan tentu saya praktikkan, narkoba begitu ditangkap, direhabilitasi, semuanya goal. Saya sepakat. Karena ini kejahatan extraordinary, kita juga harus extraordinary. Kalau tidak, rontok semuanya," ucap Ganjar.

 BACA JUGA:

Dalam acara itu, juga turut dihadiri oleh Wali Kota Bogor Bima Arya, dan sejumlah purnawirawan Polri seperti Ketua KBPP Polri Jenderal (Purn) Bambang Hendarso Danuri.

(Fakhrizal Fakhri )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya